1. Penyebab insomnia.
Hasil penelitian menyimpulkan
bahwa yang tidur di sebuah rumah dekat telepon dan jaringan Wi-Fi di sebuah
bangunan dengan beberapa apartemen, serta menempatkan telepon dekat kepala. Ini
bisa menimbulkan Insomnia kronis yang akan mengancam kesehatan anda. Atau
sering disebut sebagai polusi Wi-Fi yang dapat mempengaruhi volume tidur Anda.
Ini juga merupakan penyebab depresi dari proses yang sedang berlangsung pada
mereka sendiri untuk waktu yang lama dan tekanan darah tinggi sehingga bisa
berpengaruh terhadap kesehatan yang buruk.
2. Kerusakan pada perkembangan anak-anak.
Ketika tubuh telah terkena
radiasi dari spektrum Wi-Fi dan ponsel. Frekuensi tersebut dapat mempengaruhi
perkembangan sel. Secara khusus, sel-sel berkembang dari janin dan menjalar
pada anak-anak. Studi dan percobaan pada hewan di tahun 2004, menunjukkan bahwa
frekuensi Wi-Fi dan ponsel. Hal ini mengakibatkan gagal ginjal. Temuan ini juga
diperkuat oleh Australia pada tahun 2009. Sekarang, sebagian TK di luar negeri
tidak menggunakan Wi-Fi atau Wi-Fi router yang dipasang dekat ruang atau kelas.
3. Mempengaruhi pertumbuhan sel.
Percobaan yang dilakukan 9 kelas
di Denmark oleh sekelompok siswa untuk bereksperimen terhadap radiasi ponsel. Dengan
menempatkan ponsel di dekat kepala mereka saat tidur. Percobaan tersebut
menemukan bahwa telpon genggam membuat mereka menderita lebih banyak masalah
dengan insomnia. Dan kemudian mereka melanjutkan untuk mencoba lagi untuk
menguji efek dari router Wi-Fi, objek percobaan kali ini dengan memasukan
beberapa tanaman yang diletakkan di dekat router Wi-Fi. Tenyata jumlahnya
hampir sama dengan yang dipancarkan oleh ponsel. Hasil percobaan ini adalah
untuk mengurangi penggunaa router Wi-Fi di seputran anak-anak.
4. Mengganggu fungsi otak
Hasil percobaan siswa di Denmark.
Akibatnya, para ilmuwan semakin waspada dalam hal ini. Para ilmuwan telah mulai
melihat dampak dari spektrum 4G yang dapat mempengaruhi fungsi otak. Percobaan
menggunakan teknologi MRI dari penelitian yang dilakukan pada tahun lalu.
Menemukan bahwa paparan radiasi atau efek frekuensi 4G dapat menurunkan fungsi
otak.
5. Mengurangi Daya ingat terhadap Otak wanita.
Sebuah percobaan yang melibatkan
relawan 30 orang, dengan jumlah pria 15 dan wanita 15, melalui tes ingatan (memori).
Sederhananya, pertama kelompok diuji oleh paparan radiasi Wi-Fi kemudian
sejumlah dari mereka terkena gelombang 2,4 GHz dengan koneksi Wi-Fi sekitar 45
menit. Dari hasil percobaan menunjukkan
bahwa otak Wanita lebih cepat mengalami perubahan daya ingat ke arah yang lebih
buruk di bandingkan dengan otak pria.
6. Kualitas sperma menurun.
Apabila hal ini terkenal untuk
waktu yang lama panas yang dihasilkan dari laptop bisa membunuh sperma.
Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan frekuensi Wi-Fi mengurangi gerakan
berenang sperma dengan fragmentasi DNA. Dalam hal ini bisa berakibat fatal
terhadap angka kehamilan dikarenakan sel sperma yang dilepaskan akan sulit
menembus dinding rahim akibat radiasi yang dipancarkan oleh Wi-Fi dan sinyal
ponsel.
7. Mempengaruhi kesuburan.
Hasil dari penelitian Dampaknya
bukan hanya sperma saja. Tapi percobaan yang sudah dilakukan terhadap manusia
dan hewan telah menunjukkan bahwa Wi-Fi frekuensi nirkabel Anda mempengaruhi
perkembangan telur dalam ovarium dan implantasi telur.
Karolinska: Institute di Swedia telah mengeluarkan peringatan pada
tahun 2011 tentang masalah ini dengan menyatakan bahwa:
- Wanita hamil disarankan untuk menghindari penggunaan perangkat nirkabel (Wi-Fi dan Ponsel).
- Saat ini, Amerika Serikat dan Kanada harus menetapakan standar frekuensi. Frekuensi radio dan radiasi gelombang mikro dari teknologi nirkabel. Diwajibkan kontrol yang standar keamanan terhadap pengembangan janin dari efek tindakan teknologi sebagaimana mestinya.
8. Meningkatkan stres serta meningkatkan denyut jantung.
Penelitian ini melibatkan 69
peneliti dalam laporan ini bahwa sejumlah orang yang menjadi relawan objek
penelitian tersebut rata-rata dengan keluhan denyut jantung meningkat - termasuk
denyut jantung seseorang yang sedang stres.
9. Kemungkinan Besar Menyebabkan kanker
Kita tidak bisa mengabaikan
gagasan bahwa gelombang ini dapat menyebabkan kanker. Percobaan pada hewan
telah menunjukkan bahwa paparan radiasi gelombang ini akan dapat merangsang
pertumbuhan sel tumor. Sampel pasien Dalam satu kasus, seorang wanita 21 tahun
yang mengidap kanker payudara. Kasus ini unik, karena dari riwayat keluarga
wanita tersebut tidak ada satupun yang pernah terindentifikasi oleh kanker sebelumnya.
Dalam hal ini, tidak ada keraguan bahwa
pertumbuhan sel kanker pada pasien ini merupakan akibat dari radiasi
dikarenakan selalu menyimpan ponselnya di sakau celana.
Pada tahun 2011, Organisasi
Kesehatan Dunia (WHO) Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) medan
elektromagnetik dan gelombang radio. Efek ganda dari penelitian eksperimental.
Karsinogenik terhadap manusia dan sekarang wireless teknologi dianggap sebagai
agen penyebab kanker yang akan menjadi besar.
10. Bagaimana kita dapat melindungi diri dari gelombang ini?
Hal ini sangat sulit untuk
dilakukan, Untuk menghindari itu semua Cara yang paling aman dengan menempatkan
ponsel, laptop dan tablet jauh dari tubuh Anda. Setelah menggunakannya,
kemudian sebelum tidur anda harus menonaktifkan ponsel anda.






Tidak dapat dipungkiri lagi, dunia kehidupan sudah bergelimang dengan "gelombang radiasi" dari penggunaan alat2 teknologi.
BalasHapusMasalah sekarang, apakah kita harus meninggalkan penggunaan alat2 tersebut ?
Adakah cara yang aman menggunakannya ?
Dunia pendidikan sekarang malah dipacu untuk menggunakan perangkat ITC, yang jelas2 "merusak"