Hal yang biasa bagi pria dan wanita
masturbasi. Namun, dalam kasus ini lebih umum untuk berbicara tentang
masturbasi pria, karena dianggap lebih para laki-laki lebih donminan dalam hal
ini. Berikut adalah 5 (lima) hal yang harus Anda ketahui tentang masturbasi.
Ini mungkin berguna untuk menghapus keraguan Anda tentang topik yang masih anda
anggap tabu .
Apakah normal dan aman masturbasi? Masturbasi
dapat menyebabkan masalah disfungsi seksual pada pria? Mungkin Anda pernah
bertanya-tanya tentang hal ini, Tentunya terhadap pria di luarsana bukan rahasia
lagi bahwa masturbasi adalah menyenangkan, bahkan bisa membantu Anda tidur
lebih baik dan mengurangi stres. Berikut adalah beberapa jawaban untuk
pertanyaan umum tentang masturbasi laki-laki.
1. Amankah masturbasi?
Jelas bahwa
masturbasi memiliki manfaat kenikmatan seksual tanpa risiko tertular penyakit
menular seksual. Namun, jika Anda melakukannya terlalu sering, mungkin penis anda
akan mengalami iritasi, terutama jika Anda melakukannya dengan menggunakan alat
bantu, menggosok penis dengan handuk, menggosokkannya pada bantal, atau bahkan
terhadap karpet. Dalam kasus yang parah, ini dapat menyebabkan trauma pada
uretra. Jadi berhati-hatilah.
2. Apakah ada cara yang tepat untuk masturbasi?
Pada
kenyataannya, setiap orang adalah unik, dan begitu juga cara mereka masturbasi.
Tidak ada teknik khusus dalam perilaku tersebut kebanyakan mereka hanya
melakukan secara manual, hanya ada gaya yang berbeda. Beberapa pria lebih
memilih untuk melakukannya dengan tangan, orang lain mungkin menggegesekannya terhadap
sesuatu benda, atau hanya dangan melihat beberapa majalah atau menonton film
biru dan lain sebagainya.
3. Bisa mempengaruhi seks dengan pasangan Anda?
Terobsesi dengan masturbasi pasti dapat mempengaruhi kehidupan seks Anda.
Ketika hasrat birahi anda muncul anda cendrung menyendiri dan lebih memilih
untuk menyalurkannya dengan cara kebiasaan buruk anda. Perilaku menyimpang
tersebut bisa membuat pasangan anda merasa tidak dihargai dan itu bisa
mendatangkan masalah serius dalam hubungan bersama pasangan anda.
4. Apakah masturbasi menyebabkan jenis disfungsi seksual?
Ketika pria
melakukan masturbasi banyak tekanan atau gesekan, atau pada tingkat yang
berbeda terlalu banyak sensasi seks dengan seorang wanita dapat mengakibatkan
ejakulasi dini. Disfungsi seksual ini tidak mencapai orgasme saat berhubungan
seks dengan pasangan Anda sehingga bisa membawa anda ke tingkat kalah sebelum
bertanding.
5. Apakah benar bahwa masturbasi meningkatkan risiko kanker prostat?
Ada
beberapa penelitian yang telah dilakukan tentang hal itu dan tampaknya tidak masturbasi
saja yang berdampak bagi prostat, namun tingkat hormon laki-laki hadir dalam
setiap manusia. Misalnya, pria yang melakukan masturbasi rutin membuat mereka
lebih rentan terhadap kanker prostat. Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa
masturbasi setelah 50 tahun dapat membantu mencegah kanker prostat, hal ini
membantu untuk melepaskan cairan dari prostat yang mungkin mengandung
karsinogen. Kesimpulannya, masturbasi adalah hal yang alami ada bahkan dalam
kerajaan hewan. Tetapi jika itu menjadi obsesi atau kebiasaan bisa menjadi
masalah. Dalam kasus tersebut, berkonsultasilah dengan dokter anda.


0 komentar:
Posting Komentar