kenapa mentimun dapat membuat umur panjang dalam kesehatan ?
Selain rendah kalori, mentimun
(cucurbitacae) salah satu jenis sayur-sayuran yang 90-95% mengandung air, membantu
kita untuk dapat terhindar dari masalah dehidrasi. Juga memerangi retensi
cairan dan memiliki sifat antiinflamasi.
Meskipun sayuran ini telah
digunakan selama bertahun-tahun dalam menu makanan, disamping itu juga telah memiliki penghargaan dibidang obat
penting dengan kandungan gizi yang tinggi dan sangat bermamfaat bagi kesehatan
kita.
mentinun juga memberi kita
sejumlah kecil vitamin K, vitamin B, tembaga, kalium, vitamin C dan mangan,
yang memberikan kontribusi untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah masalah kekurangan
gizi pada umumnya karena program diet yang tidak teratur.
Ada banyak alasan untuk
mempertimbangkan mentimun sebagai makanan penting dalam menu hidangan. Dibawah ini ada beberapa mamfaat mentimun yang
wajib anda ketahui, yaitu:
- Melindungi otak
Mentimun mengandung fisetin, sebuah flavonol anti-inflamasi
yang bisa memiliki peran yang sangat penting dalam kesehatan otak. Berkat
komponen ini, mentimun dianggap sebagai pilihan yang tepat untuk meningkatkan
memori dan melindungi sel-sel saraf dari kerusakan yang berkaitan dengan penuan.
- Mengurangi risiko kanker
Meskipun sebagian besar dari mentimun terdiri
dari air, sisi lain kaya antioksidan seperti polifenol, yang dapat mencegah beberapa jenis kanker, seperti
kanker payudara, rahim, ovarium dan kanker prostat.
Selain itu, kandungan fitonutrien disebut juga cucurbitacins, memiliki mamfaat
antikanker yang sangat penting, sebagaimana yang telah di uji oleh George Mateljan Foundation.
- Menghindari Peradangan
Kandungan air yang tinggi dalam
mentimun dapat membantu menggantikan cairan tubuh akibat dehidrasi, yang
merupakan penyebab utama peradangan tubuh.
Berdasarkan penelitian ditentukan
bahwa ekstrak mentimun dapat mengurangi respon inflamasi tubuh, karena mampu
menghentikan aktivitas enzim inflamasi.
- Kaya akan antioksidan
Mengandung antioksidan penting
termasuk vitamin C dan beta-karoten
yang memainkan peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
Mentimun juga memiliki
konsentrasi tinggi atau flavonoid
antioksidan, seperti quercetin, luteolin dan kaempferol yang bisa memiliki peran penting dalam pencegahan
penyakit kronis, termasuk sistem kardiovaskular atau yang berkaitan dengan
jantung dan pembuluh darah.
- Menyegarkan nafas
Bau mulut biasanya disebabkan
oleh bakteri yang menumpuk pada gigi dan gusi, dan mentimun bisa membantu untuk
menghilangkan bau mulut yang di akibatkan oleh beberapa bakteri. Menurut prinsip-prinsip
pengobatan Ayurveda, konsumsi
mentimun dapat membantu melepaskan kelebihan panas di perut, yang juga
merupakan penyebab utama bau mulut.
- Mengobati Stres
Makan mentimun bisa memerangi
efek negatif dari stres karena kandungan tinggi vitamin B, termasuk vitamin B1,
vitamin B5 dan vitamin B7 (biotin). Vitamin B yang dikenal untuk mengurangi
kecemasan dan efek fisik dan emosional yang disebabkan oleh stres.
- Meningkatkan kesehatan pencernaan
Sayuran ini mengandung sejumlah
besar kedua senyawa yang dibutuhkan untuk pencernaan yang baik: air dan serat. Makan
mentimun dapat membantu melawan refluksasam, sembelit dan semua masalah yang terkait dengan saluran pencernaan.
- Membantu menjaga berat badan yang sehat
Orang yang ingin menurunkan berat
badan mentimun adalah pilihan yang tepat dan sangat direkomendasikan untuk
menjalankan diet. Hal ini dikombinasikan dengan pola makan yang sehat dapat
membantu Anda menurunkan berat badan lebih mudah, dikarenakan oleh berkat kandungan air dan
nutrisi yang tinggi.
Disamping itu, mentimun juga
dapat membantu membersihkan tubuh dan mengatur pencernaan untuk menghilangkan
kotoran yang menumpuk yang di akibatkan oleh sisa-sisa pembakaran lemak.
- Meningkatkan kesehatan jantung
Dengan menyediakan sejumlah besar
mentimun potasium dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, yang
merupakan salah satu masalah penyakit jantung yang paling umum saat ini.
Tubuh kita bekerja secara optimal
dalam menjaga keseimbangan kalium dari dalam dan luar sel. Kalium adalah elektrolit yang dibutuhkan untuk tubuh
karena berinteraksi dengan natrium untuk mengontrol transmisi impuls saraf,
kontraksi otot dan fungsi jantung.



0 komentar:
Posting Komentar